Peringatan Hari Ibu ke-97, Avina Fairid Ajak Perempuan untuk Perubahan

Palangka Raya,Porosborneo.id-Memperingati Hari Ibu ke-97, Tim Penggerak PKK Kota Palangka Raya bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) setempat menggelar sebuah acara puncak yang bertujuan untuk menegaskan kembali peran strategis perempuan sebagai agen pembangunan. Kegiatan yang berlangsung meriah di Ballroom Aquarius Boutique Hotel, Selasa (30/12/2025), mengusung tema “Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2025”.
Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kota Palangka Raya, Avina Fairid Naparin, menegaskan bahwa peringatan Hari Ibu melampaui sebuah seremoni belaka. Menurutnya, ini adalah momentum krusial untuk merefleksikan perjuangan perempuan Indonesia sekaligus menegaskan posisi mereka sebagai subjek utama dalam pembangunan bangsa, bukan sekadar objek.
“Di tengah tantangan global, transformasi sosial, dan dinamika pembangunan, perempuan Indonesia, termasuk di Kota Palangka Raya, dituntut untuk semakin berdaya, mandiri, kreatif, dan adaptif,” ucap Avina di hadapan para undangan.
Lebih jauh, Avina menjelaskan bahwa acara ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran kolektif akan pentingnya pemberdayaan perempuan sebagai fondasi utama mewujudkan keluarga berkualitas dan pembangunan daerah yang berkelanjutan. Kegiatan ini juga menjadi wadah apresiasi bagi para kader PKK, perajin lokal binaan Dekranasda, serta pelaku UMKM yang telah berinovasi dan berkarya.
Melalui peringatan ini, Avina berharap Hari Ibu tidak hanya menjadi perayaan simbolik, tetapi benar-benar menjadi titik tolak untuk memperluas akses, partisipasi, dan kesempatan bagi perempuan dalam kancah pembangunan.
Melalui serangkaian kegiatan ini, sebuah harapan besar dicita-citakan untuk terbangunnya ekosistem kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah, PKK, Dekranasda, serta seluruh pemangku kepentingan. Sinergi ini dianggap sebagai pilar utama dalam mencetak generasi perempuan Palangka Raya yang tangguh, inovatif, dan siap menjadi agen perubahan di tengah masyarakat, sekaligus mempercepat laju pembangunan menuju Indonesia Emas 2025.
(Fathia/MC plk)







