Palangka Raya Tuntaskan Infrastruktur Permukiman

Palangka Raya,Porosborneo.id-Menunjukkan komitmen kuatnya, Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) telah menyelesaikan seluruh proyek fisik untuk perbaikan jalan lingkungan serta sistem drainase di berbagai wilayah sepanjang tahun 2025.
Data dari Disperkimtan mencatat realisasi penanganan jalan lingkungan sepanjang 20.418 meter dan drainase sepanjang 1.895 meter. Semua proyek ini telah selesai sepenuhnya dengan realisasi mencapai seratus persen, yang tersebar merata di kawasan hunian warga.
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menegaskan bahwa pengembangan infrastruktur jalan dan drainase adalah salah satu program utama pemerintah daerah. Tujuannya adalah untuk memperbaiki aksesibilitas, kenyamanan, dan standar kualitas kehidupan masyarakat.
“Kami secara aktif bekerja untuk menyediakan infrastruktur yang berkualitas dan merata bagi seluruh warga. Akses jalan dan sistem drainase yang baik adalah hak fundamental masyarakat yang wajib kami penuhi secara berkelanjutan,” ujar Fairid pada Jumat (2/1/2026).
Di antara lokasi yang mendapat perhatian adalah Jalan Badak XVIII, Paus III, Damai Sejahtera, Antang II, Mataram, Runting Suling, Bukit Palangka VII, Jatayu Raya, Candra Buana, Aries VI, dan Hendrik Timang. Pelaksanaan pekerjaan menggunakan beragam pendekatan teknis yang disesuaikan dengan keadaan geografis dan karakteristik setiap lokasi.
Di samping perbaikan jalan, Pemerintah Kota juga memprioritaskan peningkatan sistem drainase untuk meminimalisir risiko banjir dan meningkatkan ketahanan kawasan permukiman. Sebagai contoh, konstruksi box culvert telah dibangun di Jalan AMD, Kelurahan Petuk Katimpun, disertai dengan perbaikan drainase di beberapa titik lainnya.
Fairid menjelaskan lebih lanjut bahwa pengembangan infrastruktur ini tidak hanya memperlancar pergerakan penduduk, tetapi juga memiliki fungsi krusial dalam mewujudkan lingkungan yang sehat dan teratur.
“Ketersediaan jalan yang memadai dan drainase yang berfungsi optimal akan secara langsung mengangkat kualitas hidup warga serta menciptakan permukiman yang lebih aman dan nyaman,” katanya.
Sejalan dengan itu, Pemerintah Kota juga menyelesaikan pembangunan dan melanjutkan sejumlah fasilitas ibadah untuk memenuhi kebutuhan sosial dan spiritual warga. Fasilitas tersebut mencakup Masjid Kubah Kecubung, Mushola Lingkar Dalam, Langgar Nor Jannah Bereng Bengkel, GBI Gemuruh Kristus Marina Permai, dan Gereja Galilea.
Penyelesaian komprehensif atas proyek-proyek ini diharapkan dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh warga, tidak hanya dalam kemudahan aksesibilitas sehari-hari tetapi juga dalam menciptakan lingkungan permukiman yang lebih bebas dari genangan air. Langkah konkret ini mencerminkan dedikasi Pemerintah Kota untuk meningkatkan kesejahteraan publik secara menyeluruh.
(Fathia/MC plk)







