PUPR Kalteng: Jalan dan Irigasi Jadi Prioritas 2026

Palangka Raya,PorosBorneo.id-Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menegaskan komitmennya untuk melanjutkan sejumlah program pembangunan prioritas pada tahun 2026. Upaya ini dilakukan sebagai langkah strategis untuk menjaga kontinuitas pembangunan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalteng, Juni Gultom, menuturkan bahwa fokus utama pembangunan akan diarahkan pada peningkatan infrastruktur fundamental, terutama jalan dan sektor pengairan. Kedua sektor ini dinilai krusial sebagai penopang konektivitas antarwilayah dan tulang punggung perekonomian masyarakat, khususnya di sektor pertanian.

Secara umum, seluruh program akan diselaraskan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan disesuaikan dengan kapasitas fiskal daerah agar pelaksanaannya tetap efektif dan berkelanjutan.

Salah satu perhatian khusus untuk tahun anggaran 2026 adalah sektor pengairan. Kebutuhan akan peningkatan anggaran ini muncul mengingat luasnya wilayah Kalimantan Tengah, yang menyebabkan masih banyak item pengerjaan infrastruktur irigasi yang belum tercover secara maksimal.

Gultom menjelaskan, untuk pekerjaan infrastruktur pengairan skala besar, kewenangan utama berada di tangan Balai Sumber Daya Air (SDA) Kalteng yang merupakan perwakilan dari Kementerian PUPR. Oleh karena itu, peran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng adalah sebagai mitra pendukung yang memastikan program di tingkat daerah selaras dengan agenda nasional.

“Untuk bidang pengairan, tahun depan akan kami tambah porsinya. Ini sejalan dengan usulan yang masuk, dan kami setuju asalkan sesuai dengan kemampuan porsi anggaran yang ada,” kata Gultom.

Ia merinci, penambahan anggaran dari pihak provinsi akan difokuskan untuk operasional dan pemeliharaan saluran primer persawahan, rehabilitasi, pembangunan pintu air, hingga kegiatan pendangkalan. Langkah ini diambil untuk memperkuat peran pendukung Pemprov dan memastikan ketersediaan air bagi para petani.

“Tahun sebelumnya untuk di bidang pengairan memang alokasinya agak sedikit, jadi ini adalah komitmen kami untuk memperkuat sektor vital ini sekaligus menjaga keselarasan dengan program pemerintah pusat,” pungkasnya saat ditemui di Rumah Jabatan (Rujab) Kepala Dinas PUPR Kalteng, Jumat (26/12/2025).
(mul)

Show More
Back to top button