Akhir Tahun 2025, Gubernur Agustiar Sabran Tekankan Komitmen Layanan

Palangka Raya,Porosborneo.id-Menutup tahun 2025, Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menegaskan kembali komitmen pemerintah provinsi untuk memberikan pelayanan publik yang optimal. Hal ini disampaikannya dalam sebuah konferensi pers akhir tahun yang digelar di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Rabu (31/12/2025), di mana ia juga merangkum berbagai capaian di tengah tantangan efisiensi anggaran.
Di hadapan Wakil Gubernur Edy Pratowo, unsur Forkopimda, dan para kepala perangkat daerah, Agustiar Sabran mengakui bahwa tahun 2025 adalah tahun yang penuh dinamika. Ia menyoroti penurunan signifikan anggaran daerah dari Rp10,5 triliun menjadi Rp8,35 triliun. Namun demikian, ia menekankan bahwa berbagai capaian positif tetap bisa diraih berkat sinergi kuat antara pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, pemerintah kabupaten/kota, hingga seluruh lapisan masyarakat.
“Atas nama pemerintah provinsi, saya sampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas dukungan dan kolaborasi yang telah terjalin dengan baik selama ini,” ujar Gubernur.
Gubernur menegaskan bahwa capaian di tahun 2025 hanyalah fondasi awal. Menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks di masa depan, ia dan Wagub Edy Pratowo berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja, dengan fokus utama pada penguatan komunikasi dan kolaborasi lintas sektor. Tujuannya adalah mewujudkan pembangunan Kalteng yang merata dan berkeadilan, memberikan dampak nyata bagi seluruh warga, baik di perkotaan maupun pedalaman.
Lebih lanjut, Agustiar Sabran menegaskan bahwa arah pembangunan Kalteng akan terus berpijak pada nilai-nilai kemanusiaan dan kearifan lokal, sejalan dengan agenda pembangunan nasional. Pemerintah provinsi juga siap mendukung penuh program Asta Cita di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
“Berlandaskan filosofi Manggatang Utus, kami bertekad mengangkat harkat dan martabat masyarakat Dayak dan seluruh masyarakat Kalteng,” tegasnya, sembari mengajak seluruh elemen untuk terus bergotong royong membangun Bumi Tambun Bungai.
Terkiat kondisi fiskal, Gubernur memberikan gambaran bahwa dari total APBD 2026 sebesar Rp5,3 triliun, belanja operasional hanya sebesar Rp1,6 triliun, angka yang lebih rendah dibandingkan tahun 2015 lalu. “Namun demikian, kami tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dan optimal kepada masyarakat,” pungkasnya.
Sementara itu, Plt. Sekda Leonard S. Ampung menambahkan bahwa konferensi pers ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah terhadap transparansi dan akuntabilitas publik. Melalui penyampaian data kinerja dan kondisi fiskal yang terbuka, pemerintah provinsi berupaya membangun kepercayaan dengan masyarakat. “Ini adalah sarana komunikasi strategis kami, tidak hanya dengan insan pers, tetapi juga dengan seluruh elemen masyarakat Kalteng, untuk memastikan bahwa kita semua berjalan seiring dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi semua,” pungkas Leonard.
(Fathia)







